ARTIKEL

Penyuluhan dan Pelatihan Tanaman Jagung Manis di
Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Pangan merupakan  kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap penduduk  demi kelangsungan hidupnya. Pangan  yang bermutu, bergizi, berimbang menjadi persyaratan utama demi terbentuknya sumber daya  manusia yang berkualitas. Cukup atau tidaknya ketersediaan pangan bahkan bisa berpengaruh pada aspek politik.  Jika terjadi kekurangan pangan, maka stabilitas masyarakat akan terganggu. Oleh sebab  itu pemerintah diharapkan mampu menyediakan pangan yang cukup, aman, dan merata bagi setiap penduduk.

Keberlanjutan usaha tani sangat berguantung sekali dengan kapasitas petani sebagai pelaku usaha pertanian. Kapasitas petani merupakan aspek-aspek yang terinternalisasi dalam diri petani yang ditunjukkan oleh pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk menjalankan kegiatan usaha taninya.  Kapasitas petani yang tinggi diperlukan agar petani mampu mengidentifikasi potensi dan memanfaatkan peluang yang dimiliki agar usahataninya memperoleh keuntungan.

Dalam upaya peningkatan kapasitas SDM Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Natuna melaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Tanaman Jagung Manis pada hari Kamis  tanggal 10 September 2020 di Kecamatan Bunguran Timur. Laut. Kegiatan tersebut dihadiri Bapak Camat Bunguran Timur Laut dan diikuti oleh  22 orang petani.

Peluang bisnis dari jagung manis ini sangat terbuka dan menjanjikan.  Hal terebut dikarenakan jagung manis mudah dibudidayakan dan tidak membutuhkan perlakuan khusus., masa panennya singkat, dan harga jual tinggi. Disamping itu komoditas jagung manis memiliki  peluang pasar yang cukup luas. Hasil panen jagung manis tak hanya dijadikan campuran sayuran, produk olahan makanan, bahkan  kerap dikonsumsi sebagai pengganti nasi.

Kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Jagung Manis yang dilaksanakan di  ruang pertemuan Kantor Camat Bunguran Timur  Laut dibuka oleh Bapak Camat Bunguran Timur Laut. Adapun materi penyuluhan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Pertanian yakni Arizatin, SP dengan judul “ Petunjuk  Teknis  Penyediaan dan Pendampingan  Pupuk Bersubsidi” dan materi “ Budidaya Tanaman Jagung Manis”  oleh Achmad Pujiono, SP.,MA. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pembagian doorprize kepada petani peserta berupa benih tanaman sayuran.

Pelatihan dilapangan dilanjutkan dengan praktek pembuatan bedengan dan pemeliharaan (membumbun, memupuk, dan pengendalian hama penyakit) tanaman jagung manis, serta varietas jagung manis yang diminati  pasar lokal. Diharapkan dengan kegiatan ini selain menambah wawasan petani sekaligus sebagai  ajang bertukar informasi mengenai budidaya dan pemasaran tanaman jagung manis dan peluang pasar tanaman sayuran lainnya.